Online Training Ms Project Batch 4
Pelajari Ms Project untuk manajemen dan penjadwalan proyek
- Tanggal: 31 Oktober - 01 November 2026
- Tempat: Online / Zoom
- Narasumber: Syahril Dian Purnomo ( 20 + tahun di Project Management)
- Durasi: 09.00 – 14.00 WIB
Tentang Training Ini
Workshop ini dirancang untuk Project Engineer & Project Manager dalam memanajemen dan penjadwalan proyek, Setelah mengikuti seluruh rangkaian webinar ini, peserta diharapkan mampu: Memahami filosofi dan prinsip dasar manajemen proyek sesuai standar internasional Memahami konsep dan metodologi penjadwalan proyek yang sistematis dan terukur. Mengoperasikan Microsoft Project secara mandiri untuk menyusun dan mengelola jadwal proyek.
Silabus Training
A. Apa Itu Proyek dan Manajemen Proyek?
– Definisi proyek: karakteristik, batasan, dan perbedaannya dengan operasional rutin
– Tiga constraint proyek (Triple Constraint): Scope, Time, dan Cost – serta kualitas sebagai variabel keempat
– Siklus hidup proyek (Project Life Cycle): Initiating, Planning, Executing, Monitoring & Controlling, Closing
– Perbedaan pendekatan Waterfall vs Agile vs Hybrid dalam manajemen proyek
B. Standar dan Kerangka Kerja Manajemen Proyek
– Pengantar PMBOK (Project Management Body of Knowledge) – PMI
– 10 Knowledge Area manajemen proyek dan relevansinya di lapangan
– Peran dan tanggung jawab Project Manager, Project Sponsor, dan Stakeholder
– Struktur organisasi proyek: Fungsional, Matriks, dan Proyek Murni
C. Inisiasi Proyek
– Penyusunan Project Charter: tujuan, ruang lingkup awal, asumsi, dan kendala
– Identifikasi dan analisis stakeholder: pemetaan kebutuhan dan ekspektasi
– Teknik pengambilan keputusan awal: benefit-cost analysis dan kelayakan proyek
– Studi kasus: membaca dan menganalisis Project Charter sebuah proyek nyata
D. Manajemen Risiko Dasar
– Konsep risiko dalam proyek: peluang vs ancaman
– Identifikasi risiko awal dan penyusunan Risk Register sederhana
– Strategi respons risiko: Avoid, Transfer, Mitigate, Accept
A. Scope & Work Breakdown Structure (WBS)
– Dari lingkup proyek (Scope Statement) ke WBS: prinsip dekomposisi pekerjaan
– Level hierarki WBS: Work Package, Activity, dan Task
– Cara membaca dan menyusun WBS Dictionary
– Integrasi WBS ke dalam Microsoft Project sebagai fondasi jadwal
B. Pendefinisian dan Pengurutan Aktivitas
– Mengidentifikasi daftar aktivitas (Activity List) dari WBS
– Metode pengurutan: Precedence Diagramming Method (PDM)
– Jenis hubungan aktivitas: Finish-to-Start (FS), Start-to-Start (SS), Finish-to-Finish (FF), Start-to-Finish (SF)
– Penggunaan Lag dan Lead time untuk skenario tumpang tindih atau jeda antar aktivitas
C. Estimasi Durasi dan Sumber Daya
– Teknik estimasi: Analogous, Parametric, Three-Point Estimating (PERT), dan Expert Judgment
– Perbedaan Duration, Work (Effort), dan Unit dalam konteks penjadwalan
– Jenis tugas di Microsoft Project: Fixed Duration, Fixed Work, Fixed Units
– Perencanaan sumber daya (Resource Planning): Work Resource, Material Resource, Cost Resource
– Kalender proyek dan kalender sumber daya: pengaturan jam kerja dan hari libur
D. Analisis Jalur Kritis (Critical Path Method)
– Konsep Critical Path Method (CPM): Forward Pass & Backward Pass
– Menghitung Total Float dan Free Float
– Mengidentifikasi aktivitas kritis dan near-critical
– Teknik kompresi jadwal: Fast Tracking dan Crashing
– Network Diagram dan Gantt Chart: dua cara membaca jadwal
A. Konsep Monitoring & Controlling Proyek
– Siklus monitoring proyek: Plan → Execute → Monitor → Analyze → Act
– Menentukan Status Date (Data Date) dan frekuensi pelaporan berkala
– Indikator kinerja proyek: On Time, Behind Schedule, Ahead of Schedule
– Perbedaan Percent Complete vs Percent Work Complete vs Physical Percent Complete
B. Update Data Aktual di Microsoft Project
– Cara update progres: Actual Start, Actual Finish, Actual Duration, Remaining Duration
– Update menggunakan fitur Update Tasks dan Mark on Track
– Penggunaan Tracking Gantt: membandingkan rencana vs aktual secara visual
– Teknik update massal: Update Project untuk kemajuan keseluruhan
– Menangani aktivitas terlambat dan menginput tanggal aktual yang berbeda dari rencana
C. Analisis Varians dan Earned Value Management (EVM)
– Schedule Variance (SV) dan Schedule Performance Index (SPI): makna dan interpretasi
– Cost Variance (CV) dan Cost Performance Index (CPI) untuk proyek dengan data biaya
– Earned Value Management di Microsoft Project: BCWS (PV), BCWP (EV), ACWP (AC)
– Proyeksi penyelesaian: Estimate at Completion (EAC) dan Estimate to Complete (ETC)
– Membaca Variance Table dan mendeteksi aktivitas yang bermasalah
D. Tindakan Korektif dan Pengendalian Perubahan
– Identifikasi penyebab keterlambatan: analisis Float dan Critical Path terkini
– Strategi recovery jadwal: penambahan resource, reduksi scope, re-sequencing aktivitas
– Prosedur Change Request dan dampaknya terhadap baseline proyek
– Kapan dan bagaimana merevisi baseline (Re-baseline) secara resmi
– Teknik komunikasi perubahan kepada stakeholder dan manajemen
E. Pelaporan Proyek dengan Microsoft Project
– Laporan bawaan MSP: Project Summary, Task Status, Overbudget Tasks, Milestones Report
– Menggunakan fitur Report (Visual Reports) di Microsoft Project
– Membuat S-Curve dari data Resource Usage untuk analisis progres biaya dan jadwal
– Kustomisasi laporan: menambah field, filter, dan grouping sesuai kebutuhan
– Ekspor laporan ke PDF dan Excel; tips penyajian untuk manajemen puncak
F. Penutupan Proyek (Project Closing)
– Langkah-langkah formal penutupan proyek dalam Microsoft Project
– Arsip proyek: menyimpan file akhir, lesson learned, dan dokumentasi
– Evaluasi kinerja proyek: membandingkan rencana awal vs realisasi akhir
